Kunjungan dan Silaturahmi GSM ke SMPN 3 Gunung Tabur, Gerakan Sekolah Menyenangkan Jadi Program Inovatif Dunia Pendidikan

img


POSKOTAKALTIMNEWS.COM,TANJUNG REDEB- Mendukung langkah pemulihan pendidikan sekolah yang berada jauh dari kota dengan berbagai keterbatasannya menjadi sekolah yang menyenangkan sekaligus mampu mencetak generasi yang unggul, PT Berau Coal menginisiasi Gerakan Sekolah Menyenangkan (GSM) yang kini sudah berjalan dengan baik.

GSM merupakan sebuah program inovatif pembelajaran yang diinisiasi oleh perusahaan tambang terbesar di Bumi Batiwakkal tersebut, sejak tahun 2019 lalu itu untuk melakukan transformasi pola pendidikan formal menjadi lebih kolaboratif, inklusif, dan menarik guna mendorong kemampuan diri siswa.

Program ini terealisasi berkat hasil kerja sama antara PT Berau Coal melalui Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM) Pilar Pendidikan dengan Yayasan Sekolah Menyenangkan. Program Gerakan Sekolah Menyenangkan yang dicetuskan oleh pendirinya yaitu Muhammad Nur Rizal, Ph.D bertujuan untuk melakukan transformasi pendidikan di Indonesia melalui komunitas akar rumput.

Keputusan mengadopsi GSM juga tidak lain tujuannya yaitu untuk meningkatkan kualitas guru di Kabupaten Berau yang berdampak pada transformasi sekolah dan pengembangan karakter dan potensi murid secara utuh.

“Sehingga meskipun tidak sekolah di sekolah favorit di pusat kota, mereka telah memiliki value yang tinggi dengan program GSM,” jelas Aprita, Community Developement PT Berau Coal.

Keberadaannya tambah Aprita, memang harus sudah disiapkan sejak sekolah dasar dan sekolah menengah pertama untuk membentuk karakter yang baik, mandiri, dan kreatif. Dalam beberapa tahun ini hasilnya sudah terlihat, kini dirasakan minat belajar dan keaktifan siswa di kelas meningkat, juga dengan peningkatan prestasi siswa dan antusias siswa untuk mengikuti berbagai kegiatan dan perlombaan.

Di samping itu orang tua siswa juga menjadi aktif terlibat gotong royong membantu menyelenggarakan acara giat di sekolah. “itu hasil evaluasi dari yang kami lihat dari 8 sekolah yang sudah memberlakukan seperti di Sambaliung, Maluang, dan kampung lainnya,” ungkap Aprita.

Mendukung optimalnya pelaksanaan program GSM PT Berau Coal juga memberikan workshop kepada tenaga pendidik dari sekolah negeri tingkat SMP dan SD yang berada di lingkar tambang PT Berau Coal. Pendampingan terus dilakukan secara berkelanjutan hingga kini telah terbentuk komunitas GSM di Kabupaten Berau dan program terus berkembang.

“Belum lama ini telah berlangsung Silaturahmi dan Kunjungan GSM ke SMPN 3 Gunung Tabur, Sabtu (25/02) lalu. Kunjungan ini diharapkan menjadi ajang silaturahmi, saling memberikan masukan dan mengenali lingkungan sekolah baik lingkungan fisik maupun sosialnya, sehingga terjalin erat kolaborasi antar sekolah GSM dan menjadi inspirasi untuk sekolah yang belum bergabung dengan GSM,” ujar Aprita.

Turut hadir dalam kegiatan silaturahmi dan kunjungan GSM antara lain Kepala Dinas Kabupaten Berau yang diwakili oleh H Eka Mirdana ST, Kepala Kampung Maluang, Usnaidi, Ketua GSM Berau, Saudding, M.Pd dan perwakilan beberapa sekolah, SMPN 1 Gunung Tabur, SMKN 6 Berau, SMPN 1 Sambaliung, SMPN 5 Tg Redeb, SMPN 6 Tg Redeb, SMPN 3 Teluk Bayur, SDN 1 Birang, SDN 1 Maluang, SDN 1 Samburakat.

Saat dikonfirmasi Kepala Kampung Maluang, Usnaidi menyambut baik kegiatan GSM karena banyak hal positif seperti terdapat rasa nyaman di sekolah, siswa dan guru merasa santai enak dan ada rasa nyaman. Ia juga berharap kegiatan GSM ini terus berlanjut ke depannya

“Terobosan PT Berau Coal yang telah banyak membantu, pembangunan, pendidikan melalui CSRnya di Kampung Maluang kami ucapkan terima kasih,” ujar Usnaidi.

Senada disampaikan Kaeno Pobela S.Pd, M.Pd. Kepala Sekolah SMPN 3 Gunung Tabur menjelaskan mengapa sekolahnya bergabung dengan GSM karena menurutnya terobosan program tersebut sangat membantu sekolah, dan sesuai dengan kurikulum yang dilaksanakan di sekolah. Karena mengutamakan dan mengembangkan karakter peserta didik, dan hasil akhirnya diharapkan dari GSM, siswa merasa senang belajar di sekolah.

“Kami sudah bergabung dengan GSM sejak berdirinya sekolah tahun 2019 lalu. Sejak bergabung kami langsung bentuk tim GSM kemudian kami sosialisasikan kepada guru, siswa, wali murid, dan komite. Kemudian kami action ke kelas2, membagi dengan zona prestasi, zona kehadiran, zona kreativitas dan lain-lain. GSM memang program yang baik. Kami sangat berterima kasih kepada PT Berau Coal, dari GSM kami sekolah, guru dan siswa banyak merasakan manfaatnya,” ungkapnya.

Saat ditemui beberapa perwakilan pelajar SMPN 3 Gunung Tabur antara lain Srimulyani dari kelas 8B, Ditanata kelas 8A, Nur Hasyi kelas 8A dan Ferda Kelas 8B menyampaikan, GSM menurut mereka sangat seru walaupun sempat merasa capek mengikuti kegiatan namun banyak juga kegiatan yang menyenangkan seperti, menghias kelas, membersihkan kelas, membuat zona kreasi, kreatif, prestasi, zona bahagia, kemduain membuat yel-yel juga supaya lebih aktif dan lebih seru saat belajar di sekolah.

“Semoga belajar di sekolah seterusnya bisa menyenangkan dan terima kasih buat PT Berau Coal telah mengadakan GSM di sekolah kami,” jelas keempatnya kompak. (sep)